tita

Jumat, 05 Agustus 2016

Mudiknya Lebaran Ini (1437 H)

Tidak banyak yang berubah...
Saya yang InsyaAllah berubah, menjadi go go power ranger.. eh astagfirulloh. Tidak, bukan itu maksudnya.

Ulangi ya? Tidak banyak yang berubah di kampung ini, seperti masih sekitar tahun 90-an. Yang lumayan berbeda adalah ke ladang atau sawah kendarannya sudah pakai bensin, dulu biasanya bapak atau ibu-ibu berduyun jalan kaki dengan atribut capingnya, bercerita anak maupun tanamannya. Anak mudanya sekarang sudah banyak yang hilir mudik berboncengan tiga, bolak-balik entah dengan tujuan apa? Kerudungnya banyak yang tertinggal di lemari, bercekikik ala sinetron ‘anak perjalanan’.
Yang muda yang mendunia, yang muda yang berkarya. Untuk saat ini saya memilih mendunia dan berkarya di luar kampung saya. Merantau seperti Iko Uwais, Uwais Al-Qorni, Rhoma Irama, atau mungkin besok selayaknya Will Smith yang memilih meninggalkan hingarnya Hollywood dan menjadi orang Sho’id yang sederhana.

Kadang berimajinasi dengan keberuntungan orang lain, tapi tiap hidup punya resiko masing-masing. Alasan boleh iri hanya pada kualitas semangat dan dekatnya ia pada Tuhannya. Kaya atau belum, tidak perlu dimasukkan pada daftar prioritas pencapaian. Kembali pada realita, sudah sekuat apa saya berusaha? Baper lagi deh.
Allah menempatkan takdir pada jalur yang seindah-indahnya. Entah aral apa yang dihadangkan, toh sudah terlewati dan menjadi bekal menuju hari esok.
Buat apa bermimpi tinggi? Buat saya, mimpi dan harapan tinggi itu perlu. Untuk orang yang planner & target oriented seperti ini, gunanya agar tau diri, berterima kasih, dan sejauh mana saya bisa berguna. Alhamdulillah oksigen aja diperbolehkan untuk dihirup sepuasnya. Semoga indahnya pengharapan mengoptimalkan ikhtiarku untuk kehidupan yang lebih baik. “ Menyongsong kematian dengan semangat berjuang di jalan-Nya”.

Ciamis, 4 Juli 2016 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar