tita

Selasa, 25 Agustus 2026

SIMULASI TRY OUT MAPSI SD

 A. KISI-KISI SOAL

No.

Materi

Indikator yang Diukur

Nomor

1

Al-Qur'an-Hadis

Memahami kandungan Q.S. Al-Kafirun

1–5

2

Al-Qur'an-Hadis

Keragaman dan Q.S. Al-Hujurat: 13

6–10

3

Al-Qur'an-Hadis

Kalimah Sawā' dan toleransi

11–15

4

Akidah

As-Samad

16–20

5

Akidah

Al-Muqtadir

21–25

6

Akidah

Al-Muqaddim

26–30

7

Akidah

Al-Baqi

31–35

8

Fikih

Makanan dan minuman halal

36–42

9

Fikih

Penerapan hidup halal

43–47

10

Akhlak

Jujur, amanah, ikhlas, tawaduk

48–55

11

Akhlak

Toleransi dan kerukunan

56–60

12

SKI

Abu Bakar As-Siddiq

61–67

13

SKI

Umar bin Khattab

68–74

14

Integratif

Penerapan nilai PAI

75–85

15

Olimpiade

Analisis kasus kompleks

86–100


B. SOAL TRY OUT

I. AL-QUR'AN DAN HADIS

1. Seorang siswa berkata, "Saya menghormati teman yang berbeda agama, tetapi saya tidak mengikuti ibadahnya dan tetap menjalankan ajaran Islam."

Sikap tersebut paling sesuai dengan kandungan ....

A. Q.S. Al-Fatihah
B. Q.S. Al-Kafirun
C. Q.S. Al-Lahab
D. Q.S. An-Nas

2. Inti pesan Q.S. Al-Kafirun dalam kehidupan bermasyarakat adalah ....

A. semua agama harus disamakan
B. umat Islam harus menjauhi nonmuslim
C. menghormati perbedaan keyakinan tanpa mencampuradukkan akidah
D. umat Islam harus mengikuti semua kegiatan agama lain

3. Ketika teman berbeda agama sedang melaksanakan ibadah, tindakan paling tepat adalah ....

A. mengajaknya bermain
B. mengganggunya agar cepat selesai
C. menghormati dan tidak mengganggu
D. memintanya mengikuti ibadah Islam

4. Penerapan Q.S. Al-Kafirun yang paling tepat di sekolah adalah ....

A. memaksa semua siswa mengikuti agama mayoritas
B. menghormati keyakinan teman tanpa mengikuti ibadahnya
C. menghindari semua teman berbeda agama
D. mengikuti semua perayaan keagamaan teman

5. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan prinsip toleransi Islam adalah ....

A. menghormati pemeluk agama lain
B. membantu dalam urusan sosial
C. mengikuti tata cara ibadah agama lain
D. tidak mengganggu orang lain beribadah

6. Q.S. Al-Hujurat ayat 13 menjelaskan bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar ....

A. saling bersaing
B. saling mengenal
C. saling menguasai
D. saling menjauhi

7. Seorang siswa hanya mau berteman dengan teman yang berasal dari daerah yang sama. Sikap tersebut bertentangan dengan kandungan ....

A. Q.S. Al-Hujurat ayat 13
B. Q.S. Al-Falaq
C. Q.S. Al-Ikhlas
D. Q.S. Al-Ma'un

8. Menurut Q.S. Al-Hujurat ayat 13, ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah adalah ....

A. kekayaan
B. keturunan
C. suku
D. ketakwaan

9. Perbedaan suku, bahasa, dan budaya seharusnya dipandang sebagai ....

A. alasan untuk bermusuhan
B. sunatullah yang harus dihargai
C. tanda kelompok tertentu lebih tinggi
D. sesuatu yang harus dihilangkan

10.

Kegiatan yang paling tepat untuk menerapkan kandungan Q.S. Al-Hujurat ayat 13 adalah ....

A. membuat kelompok berdasarkan suku
B. memilih ketua berdasarkan kekayaan
C. mengenal dan menghargai budaya teman
D. menghindari teman yang berbeda daerah

11.

Kalimah Sawā' dapat dipahami sebagai upaya ....

A. menghilangkan perbedaan agama
B. mencari titik kesamaan dalam kebaikan
C. mengikuti semua ajaran agama
D. menentukan agama yang paling kuat

12.

Contoh penerapan Kalimah Sawā' adalah ....

A. bersama-sama membersihkan lingkungan
B. mengikuti ibadah agama lain
C. menyamakan seluruh keyakinan
D. meninggalkan ibadah masing-masing

13.

Dalam kegiatan bakti sosial, siswa muslim dan nonmuslim bekerja sama membantu korban bencana. Hal tersebut menunjukkan ....

A. pencampuran agama
B. toleransi dalam bidang sosial
C. perubahan keyakinan
D. persamaan seluruh agama

14.

Perbedaan keyakinan tidak menghalangi kerja sama dalam ....

A. tata cara salat
B. ibadah khusus
C. kegiatan kemanusiaan
D. akidah

15.

Sikap yang paling tepat dalam menghadapi keragaman adalah ....

A. menghormati, mengenal, dan bekerja sama dalam kebaikan
B. menghilangkan identitas masing-masing
C. menganggap kelompok sendiri paling tinggi
D. menghindari semua perbedaan


II. AKIDAH – ASMAUL HUSNA

As-Samad

16.

As-Samad berarti ....

A. Allah Maha Kekal
B. Allah Maha Mendahulukan
C. Allah tempat bergantung
D. Allah Maha Berkuasa

17.

Penerapan iman kepada As-Samad adalah ....

A. hanya mengandalkan kemampuan sendiri
B. berusaha dan memohon pertolongan Allah
C. tidak perlu berusaha
D. bergantung kepada manusia sepenuhnya

18.

Seorang siswa berdoa sebelum lomba, belajar dengan sungguh-sungguh, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah. Sikap tersebut menunjukkan ....

A. tawakal yang benar
B. pasrah tanpa usaha
C. sombong
D. putus asa

19.

Kesalahan memahami As-Samad ditunjukkan oleh pernyataan ....

A. "Saya berusaha dan berdoa kepada Allah."
B. "Saya membutuhkan pertolongan Allah."
C. "Saya tidak membutuhkan Allah karena saya pintar."
D. "Allah adalah tempat saya memohon pertolongan."

20.

Meyakini Allah sebagai As-Samad seharusnya membuat seseorang ....

A. sombong
B. rendah hati dan rajin berdoa
C. malas berusaha
D. bergantung kepada manusia

Al-Muqtadir

21.

Al-Muqtadir berarti ....

A. Maha Kekal
B. Maha Berkuasa
C. Maha Mendahulukan
D. Tempat Bergantung

22.

Seorang siswa memenangkan lomba dan berkata, "Aku hebat karena semua keberhasilan hanya hasil kemampuanku."

Sikap tersebut perlu diperbaiki karena ....

A. manusia tidak boleh berprestasi
B. kemampuan manusia merupakan karunia Allah
C. kemenangan tidak boleh dirayakan
D. belajar tidak penting

23.

Meyakini Allah sebagai Al-Muqtadir dapat mencegah seseorang dari ....

A. tawaduk
B. syukur
C. takabur
D. ikhtiar

24.

Ketika mengalami kegagalan, seorang muslim yang memahami Al-Muqtadir sebaiknya ....

A. menyalahkan Allah
B. putus asa
C. menerima ketentuan Allah dan memperbaiki usaha
D. berhenti berusaha

25.

Hubungan Al-Muqtadir dengan sikap tawaduk adalah ....

A. semakin yakin kepada kekuasaan Allah, semakin sadar keterbatasan diri
B. semakin yakin kepada Allah, semakin sombong
C. kekuasaan Allah membuat manusia tidak perlu berusaha
D. manusia memiliki kekuasaan yang sama dengan Allah

Al-Muqaddim

26.

Al-Muqaddim berarti ....

A. Maha Kekal
B. Maha Berkuasa
C. Maha Mendahulukan
D. Maha Mengampuni

27.

Contoh penerapan Al-Muqaddim adalah ....

A. bermain sebelum belajar
B. mendahulukan salat daripada bermain
C. menunda tugas
D. tidur saat waktu belajar

28.

Seorang siswa memiliki tugas dan waktu bermain. Ia menyelesaikan tugas terlebih dahulu. Sikap tersebut menunjukkan ....

A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad

29.

Jika seseorang selalu mendahulukan kewajiban daripada kesenangan, ia sedang belajar ....

A. menentukan prioritas
B. bermalas-malasan
C. menghindari tanggung jawab
D. mengikuti hawa nafsu

30.

Penerapan Al-Muqaddim dalam kehidupan sehari-hari yang paling tepat adalah ....

A. mendahulukan kewajiban dan kepentingan yang lebih penting
B. selalu menjadi orang pertama
C. mengutamakan diri sendiri
D. selalu ingin menang

Al-Baqi

31.

Al-Baqi berarti ....

A. Allah Maha Kekal
B. Allah Maha Berkuasa
C. Allah Maha Mendahulukan
D. Allah Maha Mengetahui

32.

Memahami Al-Baqi seharusnya membuat manusia ....

A. mengejar dunia tanpa batas
B. menyadari kehidupan dunia bersifat sementara
C. tidak perlu bekerja
D. meninggalkan semua urusan dunia

33.

Seorang siswa memiliki banyak harta tetapi tetap rendah hati karena menyadari semua miliknya hanya sementara. Sikap tersebut sesuai dengan ....

A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad

34.

Jika kehidupan dunia tidak kekal, tindakan paling bijaksana adalah ....

A. menggunakan waktu untuk kebaikan
B. menghabiskan waktu untuk bermain
C. mengejar pujian
D. mengumpulkan harta tanpa batas

35.

Hubungan Al-Baqi dengan amal saleh adalah ....

A. karena dunia sementara, manusia sebaiknya memperbanyak bekal akhirat
B. karena dunia sementara, manusia tidak perlu berbuat baik
C. amal saleh tidak berkaitan dengan kehidupan akhirat
D. manusia harus meninggalkan kehidupan dunia sepenuhnya


III. FIKIH – MAKANAN DAN MINUMAN HALAL

36.

Halal berarti ....

A. sesuatu yang diperbolehkan menurut syariat
B. sesuatu yang mahal
C. sesuatu yang disukai
D. sesuatu yang populer

37.

Thayyib dalam konsep makanan berarti ....

A. mahal
B. baik dan tidak membahayakan
C. banyak
D. terkenal

38.

Makanan yang paling tepat disebut halalan thayyiban adalah ....

A. halal tetapi sudah basi
B. halal, bersih, baik, dan tidak membahayakan
C. mahal tetapi tidak jelas kehalalannya
D. populer tetapi mengandung bahan haram

39.

Seorang siswa membeli makanan tanpa mengetahui bahan yang digunakan. Sikap paling tepat adalah ....

A. langsung memakannya
B. memastikan komposisi dan kehalalannya
C. mengikuti teman
D. membeli karena murah

40.

Makanan yang diperoleh dengan cara mencuri menunjukkan bahwa ....

A. semua makanan otomatis halal
B. cara memperoleh sesuatu juga harus diperhatikan
C. bahan makanan tidak penting
D. makanan menjadi halal setelah dibersihkan

41.

Mengapa seorang muslim dianjurkan memilih makanan halal?

A. agar terlihat mengikuti tren
B. sebagai bentuk ketaatan kepada Allah
C. agar selalu kenyang
D. agar lebih mahal

42.

Sikap berhati-hati terhadap makanan yang belum jelas kehalalannya disebut ....

A. wara'
B. takabur
C. riya
D. hasad

43.

Seorang siswa menemukan makanan yang belum jelas kehalalannya. Temannya berkata, "Makan saja, yang penting sedikit."

Tindakan paling tepat adalah ....

A. tetap makan
B. menghindarinya sampai jelas
C. meminta teman mencoba
D. memakannya diam-diam

44.

Perhatikan kebiasaan berikut:

  1. Memeriksa label halal.
  2. Memperhatikan tanggal kedaluwarsa.
  3. Membeli karena sedang viral.
  4. Memperhatikan komposisi.

Kebiasaan yang tepat adalah ....

A. 1, 2, dan 4
B. 1, 3, dan 4
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4

45.

Makanan halal tetapi dikonsumsi secara berlebihan dapat bertentangan dengan prinsip ....

A. hidup sederhana dan tidak berlebihan
B. keberanian
C. toleransi
D. persaudaraan

46.

Seorang siswa menolak makanan haram meskipun teman-temannya mengejek. Sikap tersebut menunjukkan ....

A. keteguhan memegang ajaran agama
B. kesombongan
C. tidak mau berteman
D. fanatisme yang salah

47.

Kebiasaan memilih makanan halal sejak kecil dapat membentuk ....

A. sikap bertanggung jawab dan berhati-hati
B. sikap boros
C. sikap mudah terpengaruh
D. sikap sombong


IV. AKHLAK

48.

Jujur berarti ....

A. mengatakan sesuatu sesuai kenyataan
B. mengatakan sesuatu agar disukai
C. menyembunyikan semua kesalahan
D. mengikuti perkataan teman

49.

Seorang siswa menemukan uang di kelas. Tidak ada yang melihat. Ia menyerahkannya kepada guru.

Sikap tersebut menunjukkan ....

A. amanah dan jujur
B. riya
C. takabur
D. hasad

50.

Amanah berarti ....

A. dapat dipercaya dalam menjalankan tanggung jawab
B. selalu menang
C. selalu dipuji
D. memiliki banyak teman

51.

Seorang siswa mendapat nilai tinggi kemudian membantu temannya belajar tanpa menyombongkan diri. Sikap tersebut menunjukkan ....

A. tawaduk
B. takabur
C. hasad
D. riya

52.

Memberikan bantuan dengan tujuan mendapatkan pujian disebut ....

A. ikhlas
B. riya
C. sabar
D. amanah

53.

Jika seseorang melakukan kebaikan semata-mata karena Allah, sikap tersebut disebut ....

A. ikhlas
B. takabur
C. hasad
D. ujub

54.

Seorang teman meminta maaf setelah melakukan kesalahan. Sikap terbaik adalah ....

A. terus mengungkit kesalahannya
B. memaafkan dan memberi kesempatan memperbaiki diri
C. menyebarkan kesalahannya
D. membalas kesalahannya

55.

Saat gagal dalam perlombaan, sikap yang paling tepat adalah ....

A. menyalahkan juri
B. marah kepada pemenang
C. mengevaluasi diri dan berusaha kembali
D. berhenti belajar

56.

Toleransi yang benar berarti ....

A. menghormati perbedaan tanpa mencampuradukkan akidah
B. mengikuti semua keyakinan
C. menganggap semua ibadah sama
D. meninggalkan agama sendiri

57.

Contoh toleransi di sekolah adalah ....

A. mengganggu teman yang beribadah
B. menghormati teman yang sedang menjalankan ibadah
C. memaksa teman mengikuti kegiatan agama
D. mengejek keyakinan teman

58.

Kerja sama dengan pemeluk agama lain diperbolehkan terutama dalam ....

A. urusan sosial dan kemanusiaan
B. tata cara ibadah
C. akidah
D. ritual keagamaan

59.

Ketika terjadi perbedaan pendapat, cara terbaik menyelesaikannya adalah ....

A. memaksakan pendapat
B. bermusyawarah
C. marah
D. meninggalkan kelompok

60.

Sikap yang dapat memperkuat kerukunan adalah ....

A. saling menghargai
B. saling mengejek
C. merasa paling benar dalam semua hal
D. membentuk kelompok tertutup


V. SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

61.

Abu Bakar As-Siddiq merupakan ....

A. khalifah pertama Khulafaur Rasyidin
B. khalifah kedua
C. khalifah ketiga
D. khalifah keempat

62.

Gelar As-Siddiq diberikan kepada Abu Bakar karena ....

A. keberaniannya dalam perang
B. selalu membenarkan Rasulullah saw.
C. kekayaannya
D. ketegasannya sebagai pemimpin

63.

Sifat utama Abu Bakar yang patut diteladani adalah ....

A. kejujuran dan keteguhan iman
B. kesombongan
C. kemewahan
D. ambisi kekuasaan

64.

Setelah Nabi Muhammad saw. wafat, salah satu tantangan besar umat Islam adalah ....

A. menjaga persatuan umat
B. mencari kekayaan
C. membangun istana
D. menghapus semua perbedaan budaya

65.

Keteladanan Abu Bakar sebagai pemimpin menunjukkan bahwa pemimpin harus ....

A. mengutamakan kepentingan umat
B. mencari pujian
C. menggunakan kekuasaan untuk diri sendiri
D. menghindari tanggung jawab

66.

Jika seorang ketua kelas menghadapi masalah besar, keteladanan Abu Bakar mengajarkan agar ia ....

A. panik
B. tetap teguh dan mencari solusi
C. meninggalkan tugas
D. menyalahkan anggota

67.

Nilai utama yang dapat diterapkan dari kepemimpinan Abu Bakar adalah ....

A. amanah, jujur, teguh, dan bertanggung jawab
B. sombong dan keras
C. boros dan berlebihan
D. mementingkan diri sendiri

68.

Umar bin Khattab merupakan khalifah ....

A. pertama
B. kedua
C. ketiga
D. keempat

69.

Umar bin Khattab dikenal dengan gelar ....

A. As-Siddiq
B. Al-Faruq
C. Dzun Nurain
D. Saifullah

70.

Sifat Umar yang sangat menonjol dalam kepemimpinannya adalah ....

A. keadilan dan ketegasan
B. kelemahan
C. keragu-raguan
D. kemewahan

71.

Jika seorang ketua kelas hanya membela sahabat dekatnya, sikap tersebut bertentangan dengan keteladanan ....

A. Umar bin Khattab
B. Abu Lahab
C. Abu Jahal
D. Qarun

72.

Pemimpin yang adil akan ....

A. memberikan hak sesuai ketentuan
B. membela orang kaya
C. mengutamakan teman dekat
D. menghukum tanpa bukti

73.

Keteladanan Umar bin Khattab dalam kehidupan siswa dapat diterapkan dengan ....

A. berani membela kebenaran dan berlaku adil
B. memaksakan kehendak
C. membuat orang takut
D. tidak menerima kritik

74.

Perbedaan karakter yang dapat menjadi pelajaran dari Abu Bakar dan Umar adalah ....

A. Abu Bakar dikenal sangat jujur dan teguh, Umar terkenal tegas dan adil
B. Abu Bakar tidak berani, Umar tidak adil
C. keduanya tidak memiliki kepemimpinan
D. Umar tidak peduli kepada rakyat


VI. SOAL INTEGRATIF DAN OLIMPIADE

75.

Seorang siswa belajar sungguh-sungguh, berdoa, lalu menerima hasil perlombaan dengan lapang dada. Sikap tersebut menunjukkan ....

A. ikhtiar, doa, dan tawakal
B. pasrah tanpa usaha
C. takabur
D. putus asa

76.

Seorang siswa berhasil menjadi juara tetapi tetap rendah hati. Ia menyadari keberhasilannya merupakan karunia Allah.

Asmaul Husna yang paling berkaitan adalah ....

A. Al-Muqtadir
B. Al-Baqi
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad

77.

Seorang siswa menyelesaikan salat dan tugas sekolah sebelum bermain. Sikap tersebut merupakan penerapan ....

A. Al-Muqaddim
B. Al-Baqi
C. Al-Muqtadir
D. As-Samad

78.

Seorang siswa mengalami kesulitan lalu berdoa kepada Allah dan meminta bantuan guru setelah berusaha.

Sikap tersebut menunjukkan ....

A. As-Samad dan ikhtiar
B. Al-Baqi dan takabur
C. Al-Muqtadir dan riya
D. Al-Muqaddim dan hasad

79.

Seorang siswa menyadari bahwa harta dan kehidupan dunia tidak kekal sehingga ia menggunakan waktunya untuk belajar dan beramal.

Sikap tersebut mencerminkan ....

A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. As-Samad
D. Al-Muqaddim

80.

Dalam kegiatan sekolah, siswa muslim dan nonmuslim bekerja sama membersihkan lingkungan. Mereka tetap menjalankan ibadah masing-masing.

Nilai yang paling tepat adalah ....

A. toleransi dan kerja sama dalam kebaikan
B. pencampuran akidah
C. persamaan semua agama
D. fanatisme

81.

Seorang siswa mengetahui temannya menyontek. Ia menasihati secara pribadi dan tidak mempermalukannya.

Nilai yang tampak adalah ....

A. amar ma'ruf dengan cara yang baik dan menjaga kehormatan
B. riya
C. takabur
D. hasad

82.

Ketua kelompok memberikan tugas sesuai kemampuan anggota dan tidak membeda-bedakan teman.

Sikap tersebut menunjukkan ....

A. adil dan amanah
B. riya dan ujub
C. takabur
D. hasad

83.

Jika seorang pemimpin ingin meneladani Abu Bakar dan Umar sekaligus, kombinasi sikap yang paling tepat adalah ....

A. jujur, teguh, adil, dan bertanggung jawab
B. keras, ditakuti, dan mementingkan diri
C. kaya, terkenal, dan berkuasa
D. selalu menang dalam perdebatan

84.

Seorang siswa menolak makanan yang belum jelas kehalalannya meskipun teman-temannya mengejek.

Sikap tersebut menunjukkan ....

A. wara' dan keteguhan
B. takabur
C. riya
D. hasad

85.

Jika seseorang mengaku bertawakal tetapi tidak mau belajar sebelum ujian, penilaian paling tepat adalah ....

A. tawakalnya sudah sempurna
B. tawakal tidak memerlukan ikhtiar
C. ia belum memahami hubungan ikhtiar dan tawakal
D. belajar tidak diperlukan


VII. SOAL FINAL – LEVEL PROVINSI

86.

Perhatikan kasus berikut!

Sebuah kelas terdiri atas siswa dari berbagai suku dan agama. Mereka berbeda dalam kebiasaan, tetapi sepakat melakukan kegiatan sosial bersama.

Dasar pemikiran yang paling tepat adalah ....

A. perbedaan merupakan sunatullah dan kebaikan dapat menjadi titik persamaan
B. semua agama harus disamakan
C. kelompok mayoritas harus menentukan semuanya
D. perbedaan harus dihilangkan

87.

Seorang siswa berkata, "Karena Allah Al-Muqtadir, saya tidak perlu belajar."

Kesalahan logika pernyataan tersebut adalah ....

A. menyamakan tawakal dengan pasrah tanpa ikhtiar
B. terlalu banyak belajar
C. terlalu banyak berdoa
D. mengutamakan usaha

88.

Seorang siswa memilih makanan berdasarkan label halal, komposisi, kebersihan, dan tanggal kedaluwarsa.

Ia tidak hanya menerapkan konsep ....

A. halal, tetapi juga thayyib
B. thayyib tanpa halal
C. haram
D. makruh

89.

Jika seorang siswa memahami Al-Baqi secara mendalam, perubahan perilaku yang paling mungkin terjadi adalah ....

A. lebih menghargai waktu dan memperbanyak amal
B. mengejar popularitas
C. mengumpulkan harta tanpa batas
D. mengabaikan kehidupan akhirat

90.

Dalam suatu musyawarah, pendapat seorang siswa berbeda dengan mayoritas. Ketua tetap memberikan kesempatan berbicara.

Sikap tersebut mencerminkan ....

A. keadilan dan penghargaan terhadap perbedaan
B. kelemahan pemimpin
C. ketidakmampuan mengambil keputusan
D. sikap tidak tegas

91.

Seorang siswa berbeda agama dengan temannya. Ketika temannya sakit, ia menjenguk dan mendoakan kebaikan secara wajar tanpa mengikuti ritual agama temannya.

Sikap tersebut menunjukkan ....

A. toleransi sosial
B. pencampuran akidah
C. fanatisme
D. diskriminasi

92. Seorang ketua kelas mengetahui sahabat dekatnya bersalah. Ia tetap memberikan keputusan sesuai aturan.

Keteladanan yang paling kuat adalah ....

A. keadilan Umar bin Khattab
B. kekayaan Abu Bakar
C. kesabaran Qarun
D. keberanian Abu Lahab

93. Perhatikan rangkaian berikut:

usaha → doa → tawakal → evaluasi

Rangkaian tersebut menunjukkan ....

A. sikap seorang muslim dalam menghadapi hasil usaha
B. sikap pasrah tanpa usaha
C. sikap takabur
D. sikap putus asa

94. Seorang siswa mendapat nilai tinggi dan berkata, "Saya tetap harus belajar karena kemampuan saya terbatas."

Pernyataan tersebut menunjukkan pemahaman terhadap ....

A. Al-Muqtadir
B. Al-Baqi
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad

95. Dalam kegiatan sosial, seorang siswa berkata, "Kita berbeda keyakinan, tetapi kita memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik."

Pernyataan tersebut paling dekat dengan konsep ....

A. Kalimah Sawā'
B. takabur
C. fanatisme
D. riya

96. Jika semua siswa menerapkan prinsip Q.S. Al-Hujurat ayat 13, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....

A. meningkatnya persaudaraan dan berkurangnya diskriminasi
B. hilangnya semua perbedaan
C. munculnya persaingan antarsuku
D. terbentuknya kelompok eksklusif

97. Seorang siswa memberikan sedekah tanpa ingin diketahui siapa pun. Setelah itu ia tetap membantu orang lain tanpa mencari pujian.

Sikap tersebut paling tepat disebut ....

A. ikhlas
B. riya
C. ujub
D. takabur

98. Seorang siswa menggunakan waktunya untuk belajar, beribadah, membantu orang tua, dan beristirahat secara seimbang.

Sikap tersebut menunjukkan penerapan paling tepat dari ....

A. Al-Muqaddim dan Al-Baqi
B. Al-Muqtadir saja
C. As-Samad saja
D. Al-Baqi saja

99. Perhatikan kasus berikut!

Ketua kelas:

  • bermusyawarah,
  • berlaku adil,
  • menghargai perbedaan,
  • mendahulukan kewajiban,
  • meminta pertolongan Allah,
  • menerima hasil dengan tawakal.

Nilai yang tampak paling lengkap adalah ....

A. kepemimpinan Islami, toleransi, Al-Muqaddim, As-Samad, dan tawakal
B. takabur, riya, dan fanatisme
C. persaingan dan kepentingan pribadi
D. pasrah tanpa usaha

100. SOAL PAMUNGKAS

Perhatikan situasi berikut!

Dalam sebuah perlombaan MAPSI, seorang peserta mengetahui bahwa jawaban soal telah bocor. Ia memiliki kesempatan untuk menang dengan menggunakan jawaban tersebut. Namun, ia memilih tidak menggunakannya. Ia tetap belajar, berdoa, menerima hasil dengan lapang dada, menghormati peserta lain yang berbeda latar belakang, serta tidak menyombongkan prestasinya ketika menang.

Nilai yang paling lengkap tercermin dalam perilaku peserta tersebut adalah ....

A. jujur, amanah, ikhtiar, tawakal, toleransi, dan tawaduk
B. takabur, riya, ikhtiar, dan persaingan
C. pasrah, fanatisme, dan ambisi
D. toleransi, takabur, dan ujub


C. KUNCI JAWABAN

No

Jawaban

No

Jawaban

No

Jawaban

No

Jawaban

1

B

26

C

51

A

76

A

2

C

27

B

52

B

77

A

3

C

28

C

53

A

78

A

4

B

29

A

54

B

79

A

5

C

30

A

55

C

80

A

6

B

31

A

56

A

81

A

7

A

32

B

57

B

82

A

8

D

33

A

58

A

83

A

9

B

34

A

59

B

84

A

10

C

35

A

60

A

85

C

11

B

36

A

61

A

86

A

12

A

37

B

62

B

87

A

13

B

38

B

63

A

88

A

14

C

39

B

64

A

89

A

15

A

40

B

65

A

90

A

16

C

41

B

66

B

91

A

17

B

42

A

67

A

92

A

18

A

43

B

68

B

93

A

19

C

44

A

69

B

94

A

20

B

45

A

70

A

95

A

21

B

46

A

71

A

96

A

22

B

47

A

72

A

97

A

23

C

48

A

73

A

98

A

24

C

49

A

74

A

99

A

25

A

50

A

75

A

100

A


D. PEMBAHASAN SETIAP NOMOR

1. B

Q.S. Al-Kafirun mengajarkan keteguhan dalam akidah sekaligus menghormati perbedaan keyakinan.

2. C

Toleransi bukan berarti menyamakan agama atau mengikuti ibadah agama lain. Toleransi berarti menghormati hak dan keyakinan orang lain.

3. C

Menghormati orang yang sedang beribadah merupakan bentuk toleransi yang nyata.

4. B

Penerapan yang tepat adalah menghormati keyakinan teman tanpa mengikuti ritual agamanya.

5. C

Mengikuti tata cara ibadah agama lain bukan bentuk toleransi dalam akidah.

6. B

Perbedaan suku dan bangsa merupakan sarana untuk saling mengenal, bukan untuk saling merendahkan.

7. A

Q.S. Al-Hujurat ayat 13 mengajarkan manusia untuk saling mengenal meskipun berbeda suku dan bangsa.

8. D

Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.

9. B

Keragaman merupakan bagian dari ketetapan Allah atau sunatullah.

10. C

Mengenal dan menghargai budaya orang lain merupakan penerapan nyata Q.S. Al-Hujurat ayat 13.

11. B

Kalimah Sawā' berarti mencari titik temu atau persamaan dalam kebaikan tanpa menghilangkan prinsip keyakinan.

12. A

Membersihkan lingkungan merupakan kebaikan sosial yang dapat dilakukan bersama.

13. B

Kerja sama dalam membantu korban bencana merupakan toleransi dalam bidang sosial.

14. C

Perbedaan agama tidak menghalangi kerja sama dalam kemanusiaan dan kemaslahatan sosial.

15. A

Sikap terbaik terhadap keragaman adalah mengenal, menghargai, dan bekerja sama dalam kebaikan.

16. C

As-Samad berarti Allah tempat bergantung dan tempat meminta pertolongan.

17. B

Manusia harus berikhtiar sekaligus memohon pertolongan Allah.

18. A

Tawakal yang benar dilakukan setelah seseorang berusaha dan berdoa.

19. C

Menganggap diri tidak membutuhkan Allah bertentangan dengan makna As-Samad.

20. B

Meyakini Allah sebagai tempat bergantung seharusnya membuat manusia rendah hati dan rajin berdoa.

21. B

Al-Muqtadir berarti Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

22. B

Prestasi manusia merupakan hasil usaha sekaligus karunia Allah, sehingga tidak pantas menjadi alasan untuk sombong.

23. C

Kesadaran bahwa Allah Maha Berkuasa membuat manusia menyadari keterbatasan dirinya dan terhindar dari takabur.

24. C

Seorang muslim menerima ketetapan Allah, tetapi tetap melakukan evaluasi dan memperbaiki ikhtiar.

25. A

Meyakini kekuasaan Allah membuat manusia semakin sadar bahwa dirinya terbatas.

26. C

Al-Muqaddim berarti Allah Maha Mendahulukan.

27. B

Mendahulukan salat daripada bermain merupakan contoh menentukan prioritas kewajiban.

28. C

Menyelesaikan kewajiban sebelum kesenangan merupakan penerapan Al-Muqaddim.

29. A

Menentukan mana yang harus didahulukan merupakan kemampuan menetapkan prioritas.

30. A

Makna Al-Muqaddim dapat diwujudkan dengan mendahulukan kewajiban dan sesuatu yang lebih penting.

31. A

Al-Baqi berarti Allah Maha Kekal.

32. B

Dengan memahami Al-Baqi, manusia menyadari bahwa kehidupan dunia tidak kekal.

33. A

Kesadaran bahwa semua yang dimiliki manusia bersifat sementara berkaitan dengan Al-Baqi.

34. A

Waktu sebaiknya digunakan untuk hal yang bermanfaat karena kesempatan hidup tidak selamanya ada.

35. A

Kesadaran tentang kehidupan yang sementara mendorong manusia mempersiapkan bekal akhirat.

36. A

Halal berarti sesuatu yang diperbolehkan berdasarkan ketentuan syariat.

37. B

Thayyib bermakna baik, bersih, sehat, dan tidak membahayakan.

38. B

Halalan thayyiban berarti makanan tersebut halal sekaligus baik dan layak dikonsumsi.

39. B

Kehati-hatian dalam memilih makanan dilakukan dengan memeriksa bahan dan kehalalannya.

40. B

Selain zatnya, cara memperoleh sesuatu juga harus sesuai dengan syariat.

41. B

Memilih makanan halal merupakan bentuk ketaatan terhadap perintah Allah.

42. A

Wara' merupakan sikap berhati-hati dengan meninggalkan perkara yang meragukan.

43. B

Jika kehalalannya belum jelas, sikap hati-hati adalah meninggalkannya sampai memperoleh informasi yang benar.

44. A

Label halal, tanggal kedaluwarsa, dan komposisi merupakan informasi penting dalam memilih makanan.

45. A

Islam tidak mengajarkan berlebihan, termasuk dalam mengonsumsi makanan.

46. A

Tetap memegang ketentuan agama meskipun diejek menunjukkan keteguhan dan ketaatan.

47. A

Kebiasaan memilih makanan halal melatih tanggung jawab dan kehati-hatian.

48. A

Jujur berarti menyampaikan sesuatu sesuai dengan kenyataan.

49. A

Mengembalikan barang yang bukan miliknya menunjukkan kejujuran dan amanah.

50. A

Amanah berarti mampu menjaga kepercayaan dan melaksanakan tanggung jawab.

51. A

Rendah hati setelah mendapatkan prestasi merupakan sikap tawaduk.

52. B

Berbuat baik agar dipuji manusia termasuk riya.

53. A

Ikhlas berarti melakukan amal karena Allah, bukan karena ingin mendapatkan pujian.

54. B

Memaafkan orang yang benar-benar menyesal merupakan akhlak terpuji.

55. C

Kegagalan sebaiknya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki usaha.

56. A

Toleransi berarti menghargai perbedaan tanpa mencampuradukkan akidah.

57. B

Menghormati teman yang sedang beribadah merupakan contoh toleransi.

58. A

Kerja sama dengan pemeluk agama lain dapat dilakukan dalam urusan sosial dan kemanusiaan.

59. B

Musyawarah merupakan cara menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.

60. A

Saling menghargai merupakan fondasi penting dalam menciptakan kerukunan.

61. A

Abu Bakar As-Siddiq adalah khalifah pertama Khulafaur Rasyidin.

62. B

As-Siddiq berkaitan dengan sikap Abu Bakar yang membenarkan Rasulullah saw. dan dikenal sangat jujur.

63. A

Kejujuran dan keteguhan iman merupakan keteladanan utama Abu Bakar.

64. A

Salah satu tantangan penting setelah wafatnya Nabi adalah menjaga persatuan umat.

65. A

Pemimpin yang baik mengutamakan kepentingan umat dan menjalankan amanah.

66. B

Keteladanan Abu Bakar mengajarkan keteguhan dan keberanian menghadapi persoalan.

67. A

Amanah, jujur, teguh, dan bertanggung jawab merupakan nilai kepemimpinan Abu Bakar.

68. B

Umar bin Khattab adalah khalifah kedua Khulafaur Rasyidin.

69. B

Umar bin Khattab dikenal dengan gelar Al-Faruq.

70. A

Umar terkenal dengan ketegasan dan keadilannya.

71. A

Membela sahabat walaupun salah bertentangan dengan prinsip keadilan yang sangat ditekankan Umar.

72. A

Pemimpin yang adil memberikan hak sesuai ketentuan, bukan berdasarkan kedekatan.

73. A

Keberanian membela kebenaran dan keadilan merupakan keteladanan Umar.

74. A

Abu Bakar terkenal dengan kejujuran dan keteguhannya, sedangkan Umar sangat dikenal karena ketegasan dan keadilannya.

75. A

Belajar adalah ikhtiar, berdoa merupakan permohonan kepada Allah, sedangkan menerima hasil dengan lapang dada merupakan tawakal.

76. A

Al-Muqtadir mengingatkan bahwa Allah Maha Berkuasa dan kemampuan manusia merupakan karunia-Nya.

77. A

Mendahulukan kewajiban sebelum kesenangan merupakan penerapan Al-Muqaddim.

78. A

As-Samad berkaitan dengan bergantung kepada Allah, sedangkan meminta bantuan setelah berusaha merupakan bagian dari ikhtiar.

79. A

Al-Baqi mengingatkan manusia bahwa kehidupan dunia tidak kekal.

80. A

Kerja sama sosial dengan tetap menjalankan ibadah masing-masing merupakan toleransi yang tepat.

81. A

Menegur kesalahan secara baik tanpa mempermalukan orang lain menunjukkan akhlak yang baik.

82. A

Pembagian tugas berdasarkan kemampuan dan tanpa diskriminasi menunjukkan keadilan dan amanah.

83. A

Abu Bakar dan Umar sama-sama menunjukkan keteguhan kepemimpinan; kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab merupakan nilai yang dapat diteladani.

84. A

Menghindari sesuatu yang belum jelas kehalalannya merupakan bentuk wara'.

85. C

Tawakal bukan berarti meninggalkan usaha. Tawakal harus disertai ikhtiar yang sungguh-sungguh.

86. A

Keragaman merupakan sunatullah, sedangkan kebaikan dapat menjadi titik temu untuk membangun kerja sama.

87. A

Al-Muqtadir tidak berarti manusia boleh meninggalkan usaha. Kekuasaan Allah justru mendorong manusia berikhtiar dan bertawakal.

88. A

Halal berkaitan dengan hukum syariat, sedangkan thayyib berkaitan dengan kebaikan, kebersihan, dan keamanan.

89. A

Memahami Al-Baqi membuat seseorang sadar bahwa waktu hidup terbatas sehingga harus digunakan dengan baik.

90. A

Memberikan kesempatan kepada semua anggota untuk menyampaikan pendapat merupakan bentuk keadilan dan penghargaan.

91. A

Menjenguk teman yang sakit merupakan bentuk kepedulian sosial dan tidak berarti mengikuti ritual agamanya.

92. A

Tidak membela teman yang salah dan tetap berpegang pada aturan mencerminkan keadilan Umar bin Khattab.

93. A

Seorang muslim berusaha, berdoa, bertawakal, kemudian mengevaluasi hasil untuk memperbaiki diri.

94. A

Menyadari bahwa kemampuan manusia terbatas dan Allah Maha Berkuasa berkaitan dengan Al-Muqtadir.

95. A

Mencari persamaan dalam kebaikan tanpa mencampuradukkan akidah merupakan prinsip Kalimah Sawā'.

96. A

Penerapan Q.S. Al-Hujurat ayat 13 mendorong saling mengenal, menghargai, dan mengurangi diskriminasi.

97. A

Beramal tanpa mengharapkan pujian manusia merupakan ciri ikhlas.

98. A

Mendahulukan kegiatan yang penting merupakan Al-Muqaddim, sedangkan menyadari keterbatasan waktu hidup berkaitan dengan Al-Baqi.

99. A

Kasus tersebut menggabungkan kepemimpinan, toleransi, penentuan prioritas, bergantung kepada Allah, dan tawakal.

100. A

Peserta menunjukkan kejujuran dengan menolak kebocoran soal, ikhtiar dengan belajar, tawakal setelah berusaha, toleransi terhadap peserta lain, dan tawaduk ketika memperoleh prestasi.


E. PEDOMAN PENILAIAN TRY OUT

Skor setiap jawaban benar = 1

Jumlah Benar

Nilai

Kategori

90–100

90–100

🏆 Sangat siap tingkat provinsi

80–89

80–89

⭐ Siap tingkat kabupaten

70–79

70–79

🟢 Baik, perlu penguatan

60–69

60–69

🟡 Cukup, perlu pembinaan

50–59

50–59

🟠 Perlu pembinaan intensif

<50

<50

🔴 Perlu penguatan dasar

Rumus nilai:

Nilai = (Jumlah Jawaban Benar ÷ 100) × 100


F. PEMETAAN HASIL TRY OUT

Untuk pembinaan calon peserta MAPSI, hasil dapat dianalisis berdasarkan kelompok materi:

  • Al-Qur'an-Hadis: No. 1–15
  • Akidah/Asmaul Husna: No. 16–35
  • Fikih: No. 36–47
  • Akhlak: No. 48–60
  • SKI: No. 61–74
  • Integratif/HOTS: No. 75–100

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar