A. KISI-KISI SOAL
|
No. |
Materi |
Indikator
yang Diukur |
Nomor |
|
1 |
Al-Qur'an-Hadis |
Memahami kandungan Q.S. Al-Kafirun |
1–5 |
|
2 |
Al-Qur'an-Hadis |
Keragaman dan Q.S. Al-Hujurat: 13 |
6–10 |
|
3 |
Al-Qur'an-Hadis |
Kalimah Sawā' dan toleransi |
11–15 |
|
4 |
Akidah |
As-Samad |
16–20 |
|
5 |
Akidah |
Al-Muqtadir |
21–25 |
|
6 |
Akidah |
Al-Muqaddim |
26–30 |
|
7 |
Akidah |
Al-Baqi |
31–35 |
|
8 |
Fikih |
Makanan dan minuman halal |
36–42 |
|
9 |
Fikih |
Penerapan hidup halal |
43–47 |
|
10 |
Akhlak |
Jujur, amanah, ikhlas, tawaduk |
48–55 |
|
11 |
Akhlak |
Toleransi dan kerukunan |
56–60 |
|
12 |
SKI |
Abu Bakar As-Siddiq |
61–67 |
|
13 |
SKI |
Umar bin Khattab |
68–74 |
|
14 |
Integratif |
Penerapan nilai PAI |
75–85 |
|
15 |
Olimpiade |
Analisis kasus kompleks |
86–100 |
B. SOAL TRY OUT
I.
AL-QUR'AN DAN HADIS
1. Seorang siswa berkata, "Saya menghormati teman yang berbeda agama, tetapi saya tidak mengikuti ibadahnya dan tetap menjalankan ajaran Islam."
Sikap tersebut paling sesuai dengan
kandungan ....
A. Q.S. Al-Fatihah
B. Q.S. Al-Kafirun
C. Q.S. Al-Lahab
D. Q.S. An-Nas
2. Inti pesan Q.S. Al-Kafirun dalam kehidupan bermasyarakat adalah ....
A. semua agama harus disamakan
B. umat Islam harus menjauhi nonmuslim
C. menghormati perbedaan keyakinan tanpa mencampuradukkan akidah
D. umat Islam harus mengikuti semua kegiatan agama lain
3. Ketika teman berbeda agama sedang melaksanakan ibadah, tindakan paling tepat adalah ....
A. mengajaknya bermain
B. mengganggunya agar cepat selesai
C. menghormati dan tidak mengganggu
D. memintanya mengikuti ibadah Islam
4. Penerapan Q.S. Al-Kafirun yang paling tepat di sekolah adalah ....
A. memaksa semua siswa mengikuti agama
mayoritas
B. menghormati keyakinan teman tanpa mengikuti ibadahnya
C. menghindari semua teman berbeda agama
D. mengikuti semua perayaan keagamaan teman
5. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan prinsip toleransi Islam adalah ....
A. menghormati pemeluk agama lain
B. membantu dalam urusan sosial
C. mengikuti tata cara ibadah agama lain
D. tidak mengganggu orang lain beribadah
6. Q.S. Al-Hujurat ayat 13 menjelaskan bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar ....
A. saling bersaing
B. saling mengenal
C. saling menguasai
D. saling menjauhi
7. Seorang siswa hanya mau berteman dengan teman yang berasal dari daerah yang sama. Sikap tersebut bertentangan dengan kandungan ....
A. Q.S. Al-Hujurat ayat 13
B. Q.S. Al-Falaq
C. Q.S. Al-Ikhlas
D. Q.S. Al-Ma'un
8. Menurut Q.S. Al-Hujurat ayat 13, ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah adalah ....
A. kekayaan
B. keturunan
C. suku
D. ketakwaan
9. Perbedaan suku, bahasa, dan budaya seharusnya dipandang sebagai ....
A. alasan untuk bermusuhan
B. sunatullah yang harus dihargai
C. tanda kelompok tertentu lebih tinggi
D. sesuatu yang harus dihilangkan
10.
Kegiatan yang paling tepat untuk
menerapkan kandungan Q.S. Al-Hujurat ayat 13 adalah ....
A. membuat kelompok berdasarkan suku
B. memilih ketua berdasarkan kekayaan
C. mengenal dan menghargai budaya teman
D. menghindari teman yang berbeda daerah
11.
Kalimah Sawā' dapat dipahami sebagai
upaya ....
A. menghilangkan perbedaan agama
B. mencari titik kesamaan dalam kebaikan
C. mengikuti semua ajaran agama
D. menentukan agama yang paling kuat
12.
Contoh penerapan Kalimah Sawā'
adalah ....
A. bersama-sama membersihkan
lingkungan
B. mengikuti ibadah agama lain
C. menyamakan seluruh keyakinan
D. meninggalkan ibadah masing-masing
13.
Dalam kegiatan bakti sosial, siswa
muslim dan nonmuslim bekerja sama membantu korban bencana. Hal tersebut
menunjukkan ....
A. pencampuran agama
B. toleransi dalam bidang sosial
C. perubahan keyakinan
D. persamaan seluruh agama
14.
Perbedaan keyakinan tidak
menghalangi kerja sama dalam ....
A. tata cara salat
B. ibadah khusus
C. kegiatan kemanusiaan
D. akidah
15.
Sikap yang paling tepat dalam
menghadapi keragaman adalah ....
A. menghormati, mengenal, dan
bekerja sama dalam kebaikan
B. menghilangkan identitas masing-masing
C. menganggap kelompok sendiri paling tinggi
D. menghindari semua perbedaan
II. AKIDAH – ASMAUL HUSNA
As-Samad
16.
As-Samad berarti ....
A. Allah Maha Kekal
B. Allah Maha Mendahulukan
C. Allah tempat bergantung
D. Allah Maha Berkuasa
17.
Penerapan iman kepada As-Samad
adalah ....
A. hanya mengandalkan kemampuan
sendiri
B. berusaha dan memohon pertolongan Allah
C. tidak perlu berusaha
D. bergantung kepada manusia sepenuhnya
18.
Seorang siswa berdoa sebelum lomba,
belajar dengan sungguh-sungguh, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. tawakal yang benar
B. pasrah tanpa usaha
C. sombong
D. putus asa
19.
Kesalahan memahami As-Samad
ditunjukkan oleh pernyataan ....
A. "Saya berusaha dan berdoa
kepada Allah."
B. "Saya membutuhkan pertolongan Allah."
C. "Saya tidak membutuhkan Allah karena saya pintar."
D. "Allah adalah tempat saya memohon pertolongan."
20.
Meyakini Allah sebagai As-Samad
seharusnya membuat seseorang ....
A. sombong
B. rendah hati dan rajin berdoa
C. malas berusaha
D. bergantung kepada manusia
Al-Muqtadir
21.
Al-Muqtadir berarti ....
A. Maha Kekal
B. Maha Berkuasa
C. Maha Mendahulukan
D. Tempat Bergantung
22.
Seorang siswa memenangkan lomba dan
berkata, "Aku hebat karena semua keberhasilan hanya hasil
kemampuanku."
Sikap tersebut perlu diperbaiki
karena ....
A. manusia tidak boleh berprestasi
B. kemampuan manusia merupakan karunia Allah
C. kemenangan tidak boleh dirayakan
D. belajar tidak penting
23.
Meyakini Allah sebagai Al-Muqtadir
dapat mencegah seseorang dari ....
A. tawaduk
B. syukur
C. takabur
D. ikhtiar
24.
Ketika mengalami kegagalan, seorang
muslim yang memahami Al-Muqtadir sebaiknya ....
A. menyalahkan Allah
B. putus asa
C. menerima ketentuan Allah dan memperbaiki usaha
D. berhenti berusaha
25.
Hubungan Al-Muqtadir dengan sikap
tawaduk adalah ....
A. semakin yakin kepada kekuasaan
Allah, semakin sadar keterbatasan diri
B. semakin yakin kepada Allah, semakin sombong
C. kekuasaan Allah membuat manusia tidak perlu berusaha
D. manusia memiliki kekuasaan yang sama dengan Allah
Al-Muqaddim
26.
Al-Muqaddim berarti ....
A. Maha Kekal
B. Maha Berkuasa
C. Maha Mendahulukan
D. Maha Mengampuni
27.
Contoh penerapan Al-Muqaddim adalah
....
A. bermain sebelum belajar
B. mendahulukan salat daripada bermain
C. menunda tugas
D. tidur saat waktu belajar
28.
Seorang siswa memiliki tugas dan
waktu bermain. Ia menyelesaikan tugas terlebih dahulu. Sikap tersebut
menunjukkan ....
A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad
29.
Jika seseorang selalu mendahulukan
kewajiban daripada kesenangan, ia sedang belajar ....
A. menentukan prioritas
B. bermalas-malasan
C. menghindari tanggung jawab
D. mengikuti hawa nafsu
30.
Penerapan Al-Muqaddim dalam
kehidupan sehari-hari yang paling tepat adalah ....
A. mendahulukan kewajiban dan
kepentingan yang lebih penting
B. selalu menjadi orang pertama
C. mengutamakan diri sendiri
D. selalu ingin menang
Al-Baqi
31.
Al-Baqi berarti ....
A. Allah Maha Kekal
B. Allah Maha Berkuasa
C. Allah Maha Mendahulukan
D. Allah Maha Mengetahui
32.
Memahami Al-Baqi seharusnya membuat
manusia ....
A. mengejar dunia tanpa batas
B. menyadari kehidupan dunia bersifat sementara
C. tidak perlu bekerja
D. meninggalkan semua urusan dunia
33.
Seorang siswa memiliki banyak harta
tetapi tetap rendah hati karena menyadari semua miliknya hanya sementara. Sikap
tersebut sesuai dengan ....
A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad
34.
Jika kehidupan dunia tidak kekal,
tindakan paling bijaksana adalah ....
A. menggunakan waktu untuk kebaikan
B. menghabiskan waktu untuk bermain
C. mengejar pujian
D. mengumpulkan harta tanpa batas
35.
Hubungan Al-Baqi dengan amal saleh
adalah ....
A. karena dunia sementara, manusia
sebaiknya memperbanyak bekal akhirat
B. karena dunia sementara, manusia tidak perlu berbuat baik
C. amal saleh tidak berkaitan dengan kehidupan akhirat
D. manusia harus meninggalkan kehidupan dunia sepenuhnya
III. FIKIH – MAKANAN DAN MINUMAN HALAL
36.
Halal berarti ....
A. sesuatu yang diperbolehkan
menurut syariat
B. sesuatu yang mahal
C. sesuatu yang disukai
D. sesuatu yang populer
37.
Thayyib dalam konsep makanan berarti
....
A. mahal
B. baik dan tidak membahayakan
C. banyak
D. terkenal
38.
Makanan yang paling tepat disebut halalan
thayyiban adalah ....
A. halal tetapi sudah basi
B. halal, bersih, baik, dan tidak membahayakan
C. mahal tetapi tidak jelas kehalalannya
D. populer tetapi mengandung bahan haram
39.
Seorang siswa membeli makanan tanpa
mengetahui bahan yang digunakan. Sikap paling tepat adalah ....
A. langsung memakannya
B. memastikan komposisi dan kehalalannya
C. mengikuti teman
D. membeli karena murah
40.
Makanan yang diperoleh dengan cara
mencuri menunjukkan bahwa ....
A. semua makanan otomatis halal
B. cara memperoleh sesuatu juga harus diperhatikan
C. bahan makanan tidak penting
D. makanan menjadi halal setelah dibersihkan
41.
Mengapa seorang muslim dianjurkan
memilih makanan halal?
A. agar terlihat mengikuti tren
B. sebagai bentuk ketaatan kepada Allah
C. agar selalu kenyang
D. agar lebih mahal
42.
Sikap berhati-hati terhadap makanan
yang belum jelas kehalalannya disebut ....
A. wara'
B. takabur
C. riya
D. hasad
43.
Seorang siswa menemukan makanan yang
belum jelas kehalalannya. Temannya berkata, "Makan saja, yang penting
sedikit."
Tindakan paling tepat adalah ....
A. tetap makan
B. menghindarinya sampai jelas
C. meminta teman mencoba
D. memakannya diam-diam
44.
Perhatikan kebiasaan berikut:
- Memeriksa label halal.
- Memperhatikan tanggal kedaluwarsa.
- Membeli karena sedang viral.
- Memperhatikan komposisi.
Kebiasaan yang tepat adalah ....
A. 1, 2, dan 4
B. 1, 3, dan 4
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
45.
Makanan halal tetapi dikonsumsi
secara berlebihan dapat bertentangan dengan prinsip ....
A. hidup sederhana dan tidak
berlebihan
B. keberanian
C. toleransi
D. persaudaraan
46.
Seorang siswa menolak makanan haram
meskipun teman-temannya mengejek. Sikap tersebut menunjukkan ....
A. keteguhan memegang ajaran agama
B. kesombongan
C. tidak mau berteman
D. fanatisme yang salah
47.
Kebiasaan memilih makanan halal
sejak kecil dapat membentuk ....
A. sikap bertanggung jawab dan
berhati-hati
B. sikap boros
C. sikap mudah terpengaruh
D. sikap sombong
IV. AKHLAK
48.
Jujur berarti ....
A. mengatakan sesuatu sesuai
kenyataan
B. mengatakan sesuatu agar disukai
C. menyembunyikan semua kesalahan
D. mengikuti perkataan teman
49.
Seorang siswa menemukan uang di
kelas. Tidak ada yang melihat. Ia menyerahkannya kepada guru.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. amanah dan jujur
B. riya
C. takabur
D. hasad
50.
Amanah berarti ....
A. dapat dipercaya dalam menjalankan
tanggung jawab
B. selalu menang
C. selalu dipuji
D. memiliki banyak teman
51.
Seorang siswa mendapat nilai tinggi
kemudian membantu temannya belajar tanpa menyombongkan diri. Sikap tersebut
menunjukkan ....
A. tawaduk
B. takabur
C. hasad
D. riya
52.
Memberikan bantuan dengan tujuan
mendapatkan pujian disebut ....
A. ikhlas
B. riya
C. sabar
D. amanah
53.
Jika seseorang melakukan kebaikan
semata-mata karena Allah, sikap tersebut disebut ....
A. ikhlas
B. takabur
C. hasad
D. ujub
54.
Seorang teman meminta maaf setelah
melakukan kesalahan. Sikap terbaik adalah ....
A. terus mengungkit kesalahannya
B. memaafkan dan memberi kesempatan memperbaiki diri
C. menyebarkan kesalahannya
D. membalas kesalahannya
55.
Saat gagal dalam perlombaan, sikap
yang paling tepat adalah ....
A. menyalahkan juri
B. marah kepada pemenang
C. mengevaluasi diri dan berusaha kembali
D. berhenti belajar
56.
Toleransi yang benar berarti ....
A. menghormati perbedaan tanpa
mencampuradukkan akidah
B. mengikuti semua keyakinan
C. menganggap semua ibadah sama
D. meninggalkan agama sendiri
57.
Contoh toleransi di sekolah adalah
....
A. mengganggu teman yang beribadah
B. menghormati teman yang sedang menjalankan ibadah
C. memaksa teman mengikuti kegiatan agama
D. mengejek keyakinan teman
58.
Kerja sama dengan pemeluk agama lain
diperbolehkan terutama dalam ....
A. urusan sosial dan kemanusiaan
B. tata cara ibadah
C. akidah
D. ritual keagamaan
59.
Ketika terjadi perbedaan pendapat,
cara terbaik menyelesaikannya adalah ....
A. memaksakan pendapat
B. bermusyawarah
C. marah
D. meninggalkan kelompok
60.
Sikap yang dapat memperkuat
kerukunan adalah ....
A. saling menghargai
B. saling mengejek
C. merasa paling benar dalam semua hal
D. membentuk kelompok tertutup
V. SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
61.
Abu Bakar As-Siddiq merupakan ....
A. khalifah pertama Khulafaur
Rasyidin
B. khalifah kedua
C. khalifah ketiga
D. khalifah keempat
62.
Gelar As-Siddiq diberikan kepada Abu
Bakar karena ....
A. keberaniannya dalam perang
B. selalu membenarkan Rasulullah saw.
C. kekayaannya
D. ketegasannya sebagai pemimpin
63.
Sifat utama Abu Bakar yang patut
diteladani adalah ....
A. kejujuran dan keteguhan iman
B. kesombongan
C. kemewahan
D. ambisi kekuasaan
64.
Setelah Nabi Muhammad saw. wafat,
salah satu tantangan besar umat Islam adalah ....
A. menjaga persatuan umat
B. mencari kekayaan
C. membangun istana
D. menghapus semua perbedaan budaya
65.
Keteladanan Abu Bakar sebagai
pemimpin menunjukkan bahwa pemimpin harus ....
A. mengutamakan kepentingan umat
B. mencari pujian
C. menggunakan kekuasaan untuk diri sendiri
D. menghindari tanggung jawab
66.
Jika seorang ketua kelas menghadapi
masalah besar, keteladanan Abu Bakar mengajarkan agar ia ....
A. panik
B. tetap teguh dan mencari solusi
C. meninggalkan tugas
D. menyalahkan anggota
67.
Nilai utama yang dapat diterapkan
dari kepemimpinan Abu Bakar adalah ....
A. amanah, jujur, teguh, dan
bertanggung jawab
B. sombong dan keras
C. boros dan berlebihan
D. mementingkan diri sendiri
68.
Umar bin Khattab merupakan khalifah
....
A. pertama
B. kedua
C. ketiga
D. keempat
69.
Umar bin Khattab dikenal dengan
gelar ....
A. As-Siddiq
B. Al-Faruq
C. Dzun Nurain
D. Saifullah
70.
Sifat Umar yang sangat menonjol
dalam kepemimpinannya adalah ....
A. keadilan dan ketegasan
B. kelemahan
C. keragu-raguan
D. kemewahan
71.
Jika seorang ketua kelas hanya
membela sahabat dekatnya, sikap tersebut bertentangan dengan keteladanan ....
A. Umar bin Khattab
B. Abu Lahab
C. Abu Jahal
D. Qarun
72.
Pemimpin yang adil akan ....
A. memberikan hak sesuai ketentuan
B. membela orang kaya
C. mengutamakan teman dekat
D. menghukum tanpa bukti
73.
Keteladanan Umar bin Khattab dalam
kehidupan siswa dapat diterapkan dengan ....
A. berani membela kebenaran dan
berlaku adil
B. memaksakan kehendak
C. membuat orang takut
D. tidak menerima kritik
74.
Perbedaan karakter yang dapat
menjadi pelajaran dari Abu Bakar dan Umar adalah ....
A. Abu Bakar dikenal sangat jujur
dan teguh, Umar terkenal tegas dan adil
B. Abu Bakar tidak berani, Umar tidak adil
C. keduanya tidak memiliki kepemimpinan
D. Umar tidak peduli kepada rakyat
VI. SOAL INTEGRATIF DAN OLIMPIADE
75.
Seorang siswa belajar
sungguh-sungguh, berdoa, lalu menerima hasil perlombaan dengan lapang dada.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. ikhtiar, doa, dan tawakal
B. pasrah tanpa usaha
C. takabur
D. putus asa
76.
Seorang siswa berhasil menjadi juara
tetapi tetap rendah hati. Ia menyadari keberhasilannya merupakan karunia Allah.
Asmaul Husna yang paling berkaitan
adalah ....
A. Al-Muqtadir
B. Al-Baqi
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad
77.
Seorang siswa menyelesaikan salat
dan tugas sekolah sebelum bermain. Sikap tersebut merupakan penerapan ....
A. Al-Muqaddim
B. Al-Baqi
C. Al-Muqtadir
D. As-Samad
78.
Seorang siswa mengalami kesulitan
lalu berdoa kepada Allah dan meminta bantuan guru setelah berusaha.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. As-Samad dan ikhtiar
B. Al-Baqi dan takabur
C. Al-Muqtadir dan riya
D. Al-Muqaddim dan hasad
79.
Seorang siswa menyadari bahwa harta
dan kehidupan dunia tidak kekal sehingga ia menggunakan waktunya untuk belajar
dan beramal.
Sikap tersebut mencerminkan ....
A. Al-Baqi
B. Al-Muqtadir
C. As-Samad
D. Al-Muqaddim
80.
Dalam kegiatan sekolah, siswa muslim
dan nonmuslim bekerja sama membersihkan lingkungan. Mereka tetap menjalankan
ibadah masing-masing.
Nilai yang paling tepat adalah ....
A. toleransi dan kerja sama dalam
kebaikan
B. pencampuran akidah
C. persamaan semua agama
D. fanatisme
81.
Seorang siswa mengetahui temannya
menyontek. Ia menasihati secara pribadi dan tidak mempermalukannya.
Nilai yang tampak adalah ....
A. amar ma'ruf dengan cara yang baik
dan menjaga kehormatan
B. riya
C. takabur
D. hasad
82.
Ketua kelompok memberikan tugas
sesuai kemampuan anggota dan tidak membeda-bedakan teman.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. adil dan amanah
B. riya dan ujub
C. takabur
D. hasad
83.
Jika seorang pemimpin ingin
meneladani Abu Bakar dan Umar sekaligus, kombinasi sikap yang paling tepat
adalah ....
A. jujur, teguh, adil, dan
bertanggung jawab
B. keras, ditakuti, dan mementingkan diri
C. kaya, terkenal, dan berkuasa
D. selalu menang dalam perdebatan
84.
Seorang siswa menolak makanan yang
belum jelas kehalalannya meskipun teman-temannya mengejek.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. wara' dan keteguhan
B. takabur
C. riya
D. hasad
85.
Jika seseorang mengaku bertawakal
tetapi tidak mau belajar sebelum ujian, penilaian paling tepat adalah ....
A. tawakalnya sudah sempurna
B. tawakal tidak memerlukan ikhtiar
C. ia belum memahami hubungan ikhtiar dan tawakal
D. belajar tidak diperlukan
VII. SOAL FINAL – LEVEL PROVINSI
86.
Perhatikan kasus berikut!
Sebuah kelas terdiri atas siswa dari
berbagai suku dan agama. Mereka berbeda dalam kebiasaan, tetapi sepakat
melakukan kegiatan sosial bersama.
Dasar pemikiran yang paling tepat
adalah ....
A. perbedaan merupakan sunatullah
dan kebaikan dapat menjadi titik persamaan
B. semua agama harus disamakan
C. kelompok mayoritas harus menentukan semuanya
D. perbedaan harus dihilangkan
87.
Seorang siswa berkata, "Karena
Allah Al-Muqtadir, saya tidak perlu belajar."
Kesalahan logika pernyataan tersebut
adalah ....
A. menyamakan tawakal dengan pasrah
tanpa ikhtiar
B. terlalu banyak belajar
C. terlalu banyak berdoa
D. mengutamakan usaha
88.
Seorang siswa memilih makanan
berdasarkan label halal, komposisi, kebersihan, dan tanggal kedaluwarsa.
Ia tidak hanya menerapkan konsep
....
A. halal, tetapi juga thayyib
B. thayyib tanpa halal
C. haram
D. makruh
89.
Jika seorang siswa memahami Al-Baqi
secara mendalam, perubahan perilaku yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. lebih menghargai waktu dan
memperbanyak amal
B. mengejar popularitas
C. mengumpulkan harta tanpa batas
D. mengabaikan kehidupan akhirat
90.
Dalam suatu musyawarah, pendapat
seorang siswa berbeda dengan mayoritas. Ketua tetap memberikan kesempatan
berbicara.
Sikap tersebut mencerminkan ....
A. keadilan dan penghargaan terhadap
perbedaan
B. kelemahan pemimpin
C. ketidakmampuan mengambil keputusan
D. sikap tidak tegas
91.
Seorang siswa berbeda agama dengan
temannya. Ketika temannya sakit, ia menjenguk dan mendoakan kebaikan secara
wajar tanpa mengikuti ritual agama temannya.
Sikap tersebut menunjukkan ....
A. toleransi sosial
B. pencampuran akidah
C. fanatisme
D. diskriminasi
92. Seorang ketua kelas mengetahui sahabat dekatnya bersalah. Ia tetap memberikan keputusan sesuai aturan.
Keteladanan yang paling kuat adalah
....
A. keadilan Umar bin Khattab
B. kekayaan Abu Bakar
C. kesabaran Qarun
D. keberanian Abu Lahab
93. Perhatikan rangkaian berikut:
usaha → doa → tawakal → evaluasi
Rangkaian tersebut menunjukkan ....
A. sikap seorang muslim dalam
menghadapi hasil usaha
B. sikap pasrah tanpa usaha
C. sikap takabur
D. sikap putus asa
94. Seorang siswa mendapat nilai tinggi dan berkata, "Saya tetap harus belajar karena kemampuan saya terbatas."
Pernyataan tersebut menunjukkan
pemahaman terhadap ....
A. Al-Muqtadir
B. Al-Baqi
C. Al-Muqaddim
D. As-Samad
95. Dalam kegiatan sosial, seorang siswa berkata, "Kita berbeda keyakinan, tetapi kita memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik."
Pernyataan tersebut paling dekat
dengan konsep ....
A. Kalimah Sawā'
B. takabur
C. fanatisme
D. riya
96. Jika semua siswa menerapkan prinsip Q.S. Al-Hujurat ayat 13, dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. meningkatnya persaudaraan dan
berkurangnya diskriminasi
B. hilangnya semua perbedaan
C. munculnya persaingan antarsuku
D. terbentuknya kelompok eksklusif
97. Seorang siswa memberikan sedekah tanpa ingin diketahui siapa pun. Setelah itu ia tetap membantu orang lain tanpa mencari pujian.
Sikap tersebut paling tepat disebut
....
A. ikhlas
B. riya
C. ujub
D. takabur
98. Seorang siswa menggunakan waktunya untuk belajar, beribadah, membantu orang tua, dan beristirahat secara seimbang.
Sikap tersebut menunjukkan penerapan
paling tepat dari ....
A. Al-Muqaddim dan Al-Baqi
B. Al-Muqtadir saja
C. As-Samad saja
D. Al-Baqi saja
99. Perhatikan kasus berikut!
Ketua kelas:
- bermusyawarah,
- berlaku adil,
- menghargai perbedaan,
- mendahulukan kewajiban,
- meminta pertolongan Allah,
- menerima hasil dengan tawakal.
Nilai yang tampak paling lengkap
adalah ....
A. kepemimpinan Islami, toleransi,
Al-Muqaddim, As-Samad, dan tawakal
B. takabur, riya, dan fanatisme
C. persaingan dan kepentingan pribadi
D. pasrah tanpa usaha
100.
SOAL PAMUNGKAS
Perhatikan situasi berikut!
Dalam sebuah perlombaan MAPSI,
seorang peserta mengetahui bahwa jawaban soal telah bocor. Ia memiliki
kesempatan untuk menang dengan menggunakan jawaban tersebut. Namun, ia memilih
tidak menggunakannya. Ia tetap belajar, berdoa, menerima hasil dengan lapang
dada, menghormati peserta lain yang berbeda latar belakang, serta tidak
menyombongkan prestasinya ketika menang.
Nilai yang paling lengkap
tercermin dalam perilaku peserta tersebut adalah ....
A. jujur, amanah, ikhtiar, tawakal,
toleransi, dan tawaduk
B. takabur, riya, ikhtiar, dan persaingan
C. pasrah, fanatisme, dan ambisi
D. toleransi, takabur, dan ujub
C. KUNCI JAWABAN
|
No |
Jawaban |
No |
Jawaban |
No |
Jawaban |
No |
Jawaban |
|
1 |
B |
26 |
C |
51 |
A |
76 |
A |
|
2 |
C |
27 |
B |
52 |
B |
77 |
A |
|
3 |
C |
28 |
C |
53 |
A |
78 |
A |
|
4 |
B |
29 |
A |
54 |
B |
79 |
A |
|
5 |
C |
30 |
A |
55 |
C |
80 |
A |
|
6 |
B |
31 |
A |
56 |
A |
81 |
A |
|
7 |
A |
32 |
B |
57 |
B |
82 |
A |
|
8 |
D |
33 |
A |
58 |
A |
83 |
A |
|
9 |
B |
34 |
A |
59 |
B |
84 |
A |
|
10 |
C |
35 |
A |
60 |
A |
85 |
C |
|
11 |
B |
36 |
A |
61 |
A |
86 |
A |
|
12 |
A |
37 |
B |
62 |
B |
87 |
A |
|
13 |
B |
38 |
B |
63 |
A |
88 |
A |
|
14 |
C |
39 |
B |
64 |
A |
89 |
A |
|
15 |
A |
40 |
B |
65 |
A |
90 |
A |
|
16 |
C |
41 |
B |
66 |
B |
91 |
A |
|
17 |
B |
42 |
A |
67 |
A |
92 |
A |
|
18 |
A |
43 |
B |
68 |
B |
93 |
A |
|
19 |
C |
44 |
A |
69 |
B |
94 |
A |
|
20 |
B |
45 |
A |
70 |
A |
95 |
A |
|
21 |
B |
46 |
A |
71 |
A |
96 |
A |
|
22 |
B |
47 |
A |
72 |
A |
97 |
A |
|
23 |
C |
48 |
A |
73 |
A |
98 |
A |
|
24 |
C |
49 |
A |
74 |
A |
99 |
A |
|
25 |
A |
50 |
A |
75 |
A |
100 |
A |
D. PEMBAHASAN SETIAP NOMOR
1.
B
Q.S. Al-Kafirun mengajarkan
keteguhan dalam akidah sekaligus menghormati perbedaan keyakinan.
2.
C
Toleransi bukan berarti menyamakan
agama atau mengikuti ibadah agama lain. Toleransi berarti menghormati hak dan
keyakinan orang lain.
3.
C
Menghormati orang yang sedang
beribadah merupakan bentuk toleransi yang nyata.
4.
B
Penerapan yang tepat adalah
menghormati keyakinan teman tanpa mengikuti ritual agamanya.
5.
C
Mengikuti tata cara ibadah agama
lain bukan bentuk toleransi dalam akidah.
6.
B
Perbedaan suku dan bangsa merupakan
sarana untuk saling mengenal, bukan untuk saling merendahkan.
7.
A
Q.S. Al-Hujurat ayat 13 mengajarkan
manusia untuk saling mengenal meskipun berbeda suku dan bangsa.
8.
D
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa
yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.
9.
B
Keragaman merupakan bagian dari
ketetapan Allah atau sunatullah.
10.
C
Mengenal dan menghargai budaya orang
lain merupakan penerapan nyata Q.S. Al-Hujurat ayat 13.
11.
B
Kalimah Sawā' berarti mencari titik
temu atau persamaan dalam kebaikan tanpa menghilangkan prinsip keyakinan.
12.
A
Membersihkan lingkungan merupakan
kebaikan sosial yang dapat dilakukan bersama.
13.
B
Kerja sama dalam membantu korban
bencana merupakan toleransi dalam bidang sosial.
14.
C
Perbedaan agama tidak menghalangi
kerja sama dalam kemanusiaan dan kemaslahatan sosial.
15.
A
Sikap terbaik terhadap keragaman
adalah mengenal, menghargai, dan bekerja sama dalam kebaikan.
16.
C
As-Samad berarti Allah tempat
bergantung dan tempat meminta pertolongan.
17.
B
Manusia harus berikhtiar sekaligus
memohon pertolongan Allah.
18.
A
Tawakal yang benar dilakukan setelah
seseorang berusaha dan berdoa.
19.
C
Menganggap diri tidak membutuhkan
Allah bertentangan dengan makna As-Samad.
20.
B
Meyakini Allah sebagai tempat
bergantung seharusnya membuat manusia rendah hati dan rajin berdoa.
21.
B
Al-Muqtadir berarti Allah Maha
Berkuasa atas segala sesuatu.
22.
B
Prestasi manusia merupakan hasil
usaha sekaligus karunia Allah, sehingga tidak pantas menjadi alasan untuk
sombong.
23.
C
Kesadaran bahwa Allah Maha Berkuasa
membuat manusia menyadari keterbatasan dirinya dan terhindar dari takabur.
24.
C
Seorang muslim menerima ketetapan
Allah, tetapi tetap melakukan evaluasi dan memperbaiki ikhtiar.
25.
A
Meyakini kekuasaan Allah membuat
manusia semakin sadar bahwa dirinya terbatas.
26.
C
Al-Muqaddim berarti Allah Maha
Mendahulukan.
27.
B
Mendahulukan salat daripada bermain
merupakan contoh menentukan prioritas kewajiban.
28.
C
Menyelesaikan kewajiban sebelum
kesenangan merupakan penerapan Al-Muqaddim.
29.
A
Menentukan mana yang harus
didahulukan merupakan kemampuan menetapkan prioritas.
30.
A
Makna Al-Muqaddim dapat diwujudkan
dengan mendahulukan kewajiban dan sesuatu yang lebih penting.
31.
A
Al-Baqi berarti Allah Maha Kekal.
32.
B
Dengan memahami Al-Baqi, manusia
menyadari bahwa kehidupan dunia tidak kekal.
33.
A
Kesadaran bahwa semua yang dimiliki
manusia bersifat sementara berkaitan dengan Al-Baqi.
34.
A
Waktu sebaiknya digunakan untuk hal
yang bermanfaat karena kesempatan hidup tidak selamanya ada.
35.
A
Kesadaran tentang kehidupan yang
sementara mendorong manusia mempersiapkan bekal akhirat.
36.
A
Halal berarti sesuatu yang
diperbolehkan berdasarkan ketentuan syariat.
37.
B
Thayyib bermakna baik, bersih,
sehat, dan tidak membahayakan.
38.
B
Halalan thayyiban berarti makanan
tersebut halal sekaligus baik dan layak dikonsumsi.
39.
B
Kehati-hatian dalam memilih makanan
dilakukan dengan memeriksa bahan dan kehalalannya.
40.
B
Selain zatnya, cara memperoleh
sesuatu juga harus sesuai dengan syariat.
41.
B
Memilih makanan halal merupakan
bentuk ketaatan terhadap perintah Allah.
42.
A
Wara' merupakan sikap berhati-hati
dengan meninggalkan perkara yang meragukan.
43.
B
Jika kehalalannya belum jelas, sikap
hati-hati adalah meninggalkannya sampai memperoleh informasi yang benar.
44.
A
Label halal, tanggal kedaluwarsa,
dan komposisi merupakan informasi penting dalam memilih makanan.
45.
A
Islam tidak mengajarkan berlebihan,
termasuk dalam mengonsumsi makanan.
46.
A
Tetap memegang ketentuan agama
meskipun diejek menunjukkan keteguhan dan ketaatan.
47.
A
Kebiasaan memilih makanan halal
melatih tanggung jawab dan kehati-hatian.
48.
A
Jujur berarti menyampaikan sesuatu
sesuai dengan kenyataan.
49.
A
Mengembalikan barang yang bukan
miliknya menunjukkan kejujuran dan amanah.
50.
A
Amanah berarti mampu menjaga
kepercayaan dan melaksanakan tanggung jawab.
51.
A
Rendah hati setelah mendapatkan
prestasi merupakan sikap tawaduk.
52.
B
Berbuat baik agar dipuji manusia
termasuk riya.
53.
A
Ikhlas berarti melakukan amal karena
Allah, bukan karena ingin mendapatkan pujian.
54.
B
Memaafkan orang yang benar-benar
menyesal merupakan akhlak terpuji.
55.
C
Kegagalan sebaiknya menjadi bahan
evaluasi untuk memperbaiki usaha.
56.
A
Toleransi berarti menghargai
perbedaan tanpa mencampuradukkan akidah.
57.
B
Menghormati teman yang sedang
beribadah merupakan contoh toleransi.
58.
A
Kerja sama dengan pemeluk agama lain
dapat dilakukan dalam urusan sosial dan kemanusiaan.
59.
B
Musyawarah merupakan cara
menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.
60.
A
Saling menghargai merupakan fondasi
penting dalam menciptakan kerukunan.
61.
A
Abu Bakar As-Siddiq adalah khalifah
pertama Khulafaur Rasyidin.
62.
B
As-Siddiq berkaitan dengan sikap Abu
Bakar yang membenarkan Rasulullah saw. dan dikenal sangat jujur.
63.
A
Kejujuran dan keteguhan iman
merupakan keteladanan utama Abu Bakar.
64.
A
Salah satu tantangan penting setelah
wafatnya Nabi adalah menjaga persatuan umat.
65.
A
Pemimpin yang baik mengutamakan
kepentingan umat dan menjalankan amanah.
66.
B
Keteladanan Abu Bakar mengajarkan
keteguhan dan keberanian menghadapi persoalan.
67.
A
Amanah, jujur, teguh, dan
bertanggung jawab merupakan nilai kepemimpinan Abu Bakar.
68.
B
Umar bin Khattab adalah khalifah
kedua Khulafaur Rasyidin.
69.
B
Umar bin Khattab dikenal dengan
gelar Al-Faruq.
70.
A
Umar terkenal dengan ketegasan dan
keadilannya.
71.
A
Membela sahabat walaupun salah
bertentangan dengan prinsip keadilan yang sangat ditekankan Umar.
72.
A
Pemimpin yang adil memberikan hak
sesuai ketentuan, bukan berdasarkan kedekatan.
73.
A
Keberanian membela kebenaran dan
keadilan merupakan keteladanan Umar.
74.
A
Abu Bakar terkenal dengan kejujuran
dan keteguhannya, sedangkan Umar sangat dikenal karena ketegasan dan
keadilannya.
75.
A
Belajar adalah ikhtiar, berdoa
merupakan permohonan kepada Allah, sedangkan menerima hasil dengan lapang dada
merupakan tawakal.
76.
A
Al-Muqtadir mengingatkan bahwa Allah
Maha Berkuasa dan kemampuan manusia merupakan karunia-Nya.
77.
A
Mendahulukan kewajiban sebelum
kesenangan merupakan penerapan Al-Muqaddim.
78.
A
As-Samad berkaitan dengan bergantung
kepada Allah, sedangkan meminta bantuan setelah berusaha merupakan bagian dari
ikhtiar.
79.
A
Al-Baqi mengingatkan manusia bahwa
kehidupan dunia tidak kekal.
80.
A
Kerja sama sosial dengan tetap
menjalankan ibadah masing-masing merupakan toleransi yang tepat.
81.
A
Menegur kesalahan secara baik tanpa
mempermalukan orang lain menunjukkan akhlak yang baik.
82.
A
Pembagian tugas berdasarkan
kemampuan dan tanpa diskriminasi menunjukkan keadilan dan amanah.
83.
A
Abu Bakar dan Umar sama-sama
menunjukkan keteguhan kepemimpinan; kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab
merupakan nilai yang dapat diteladani.
84.
A
Menghindari sesuatu yang belum jelas
kehalalannya merupakan bentuk wara'.
85.
C
Tawakal bukan berarti meninggalkan
usaha. Tawakal harus disertai ikhtiar yang sungguh-sungguh.
86.
A
Keragaman merupakan sunatullah,
sedangkan kebaikan dapat menjadi titik temu untuk membangun kerja sama.
87.
A
Al-Muqtadir tidak berarti manusia
boleh meninggalkan usaha. Kekuasaan Allah justru mendorong manusia berikhtiar
dan bertawakal.
88.
A
Halal berkaitan dengan hukum
syariat, sedangkan thayyib berkaitan dengan kebaikan, kebersihan, dan keamanan.
89.
A
Memahami Al-Baqi membuat seseorang
sadar bahwa waktu hidup terbatas sehingga harus digunakan dengan baik.
90.
A
Memberikan kesempatan kepada semua
anggota untuk menyampaikan pendapat merupakan bentuk keadilan dan penghargaan.
91.
A
Menjenguk teman yang sakit merupakan
bentuk kepedulian sosial dan tidak berarti mengikuti ritual agamanya.
92.
A
Tidak membela teman yang salah dan
tetap berpegang pada aturan mencerminkan keadilan Umar bin Khattab.
93.
A
Seorang muslim berusaha, berdoa,
bertawakal, kemudian mengevaluasi hasil untuk memperbaiki diri.
94.
A
Menyadari bahwa kemampuan manusia
terbatas dan Allah Maha Berkuasa berkaitan dengan Al-Muqtadir.
95.
A
Mencari persamaan dalam kebaikan
tanpa mencampuradukkan akidah merupakan prinsip Kalimah Sawā'.
96.
A
Penerapan Q.S. Al-Hujurat ayat 13
mendorong saling mengenal, menghargai, dan mengurangi diskriminasi.
97.
A
Beramal tanpa mengharapkan pujian
manusia merupakan ciri ikhlas.
98.
A
Mendahulukan kegiatan yang penting
merupakan Al-Muqaddim, sedangkan menyadari keterbatasan waktu hidup berkaitan
dengan Al-Baqi.
99.
A
Kasus tersebut menggabungkan
kepemimpinan, toleransi, penentuan prioritas, bergantung kepada Allah, dan
tawakal.
100.
A
Peserta menunjukkan kejujuran dengan
menolak kebocoran soal, ikhtiar dengan belajar, tawakal setelah berusaha,
toleransi terhadap peserta lain, dan tawaduk ketika memperoleh prestasi.
E. PEDOMAN PENILAIAN TRY OUT
Skor setiap jawaban benar = 1
|
Jumlah
Benar |
Nilai |
Kategori |
|
90–100 |
90–100 |
🏆 Sangat siap tingkat provinsi |
|
80–89 |
80–89 |
⭐ Siap tingkat kabupaten |
|
70–79 |
70–79 |
🟢 Baik, perlu penguatan |
|
60–69 |
60–69 |
🟡 Cukup, perlu pembinaan |
|
50–59 |
50–59 |
🟠 Perlu pembinaan intensif |
|
<50 |
<50 |
🔴 Perlu penguatan dasar |
Rumus nilai:
Nilai = (Jumlah Jawaban Benar ÷ 100)
× 100
F. PEMETAAN HASIL TRY OUT
Untuk pembinaan calon peserta MAPSI,
hasil dapat dianalisis berdasarkan kelompok materi:
- Al-Qur'an-Hadis:
No. 1–15
- Akidah/Asmaul Husna:
No. 16–35
- Fikih:
No. 36–47
- Akhlak:
No. 48–60
- SKI:
No. 61–74
- Integratif/HOTS:
No. 75–100
Tidak ada komentar:
Posting Komentar