LKS Aqidah Akhlak
Iman Kepada Qadha’ dan
Qadar
Untuk kelas XII semester
genap
Madrasah ‘Aliyah
A.
Standar Kompetensi
1.1 Meningkatkan keimanan
kepada Qadha’ dan Qadar
B.
Kompetensi Dasar
1.1 Menjelaskan
tanda-tanda keimanan kepada Qadha’ dan Qadar
C.
Indikator
1. Menjelaskan pengertian
iman kepada Qadha’ dan Qadar
2. Membaca dalil naqli mengenai iman kepada
Qadha’ dan Qadar
1 3. Melaksanakan hikmah iman kepada Qadha’dan
Qadar terutama menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa
Qadha’ adalah
perkara yang Allah tetapkan pada makhluk-Nya dalam bentuk penciptaan, peniadaan atau perubahan sejak zaman azali. (ditetapkan dalam lauhul mahfudz, sebelum
terciptanya langit dan bumi). Contohnya penciptaan manusia (Fathir ayat 11).
Qadar
(takdir) adalah perkara yang Allah tetapkan sesuai ukuran atau kadar
tertentu pada waktu terjadinya. Takdir dibedakan menjadi dua;
a.
Taqdir Mubram, yaitu
ketentuan Allah swt yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah oleh manusia. Contohnya
seperti jenis kelamin seseorang, sudah ditentukan oleh Allah dan tidak dapat
diubah lagi.
b.
Taqdir Mu’allaq, yaitu
taqdir yang di dalamnya terlibat usaha manusia. Misalnya seorang murid SMA
bernama Adam, sudah beberapa semester ini nilainya selalu kurang, dan setelah
orang tuanya menasehatinya agar belajar lebih giat maka Adam pun berusaha untuk
memperbaiki nilainya dengan belajar keras, dan ternyata pada semester
berikutnya ia pun mendapat nilai yang memuaskan.
Sebagai seorang yang beriman, menjadi sempurna imannya
tatkala beriman pula kepada takdir yang telah Allah tentukan dan tetap berusaha
menjadi makhluk-Nya yang paling beriman. Dengan cara menyempurnakan keimanan
dengan mengimani keenam rukun iman tersebut, agar senantiasa dicintai Allah dan
Rasul-Nya.
2. Dalil Naqli Mengani Iman Kepada Qadha’ dan Qadar
2. Dalil Naqli Mengani Iman Kepada Qadha’ dan Qadar
Ï%©!$# ¼çms9 à7ù=ãB ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur óOs9ur õÏGt #Ys9ur öNs9ur `ä3t ¼ã&©! Ô7ΰ Îû Å7ù=ßJø9$# t,n=yzur ¨@à2 &äóÓx« ¼çnu£s)sù #\Ïø)s? ÇËÈ
“yang
kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan
tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala
sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya [1053].” (Al-Furqon:2)
[1053] Maksudnya: segala sesuatu yang dijadikan Tuhan
diberi-Nya perlengkapan-perlengkapan dan persiapan-persiapan, sesuai dengan
naluri, sifat-sifat dan fungsinya masing-masing dalam hidup.
إن الله صانع كل صانع وصنعته
“Sesungguhnya Allah pencipta setiap
pelaku perbuatan dan perbuatannya” (HR. Al Baihaqi, Syu’abul Iman, No. 188.
Dishahihkan Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah No. 1637, Al Hakim juga
menshahihkan, dan disepakati Adz Dzahabi)
3. Hikmah Iman kepada Qadha’ dan Qadar
a) Melatih
diri untuk banyak bersyukur dan bersabar
Apabila mendapat keberuntungan, maka ia akan
bersyukur, karena keberuntungan itu merupakan nikmat Allah yang harus
disyukuri. Sebaliknya apabila terkena musibah maka ia akan sabar, karena hal
tersebut merupakan ujian
Firman
Allah yang artinya:”dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah(
datangnya), dan bila ditimpa oleh kemudratan, maka hanya kepada-Nya lah kamu
meminta pertolongan. ”( QS. An-Nahl ayat 53).
b) Menjauhkan
diri dari sifat sombong dan putus asa
Orang
yang tidak beriman kepada Qadha’ dan Qadar, apabila memperoleh keberhasilan, ia
menganggap keberhasilan itu adalah semata-mata karena hasil usahanya sendiri.
Ia pun merasa dirinya hebat. Apabila ia mengalami kegagalan, ia mudah berkeluh
kesah dan berputus asa, karena ia menyadari bahwa kegagalan itu sebenarnya
adalah ketentuan Allah.
Sabda
Rasulullah: yang artinya” Tidak akan masuk sorga orang yang didalam
hatinya ada sebiji sawi dari sifat kesombongan.”( HR. Muslim)
c) Memupuk
sifat optimis dan giat bekerja
Manusia
tidak mengetahui takdir apa yang terjadi pada dirinya. Semua orang tentu
menginginkan bernasib baik dan beruntung. Keberuntungan itu tidak datang begitu
saja, tetapi harus diusahakan. Oleh sebab itu, orang yang beriman kepada Qadha’
dan Qadar senantiasa optimis dan giat bekerja untuk meraih kebahagiaan dan
keberhasilan itu.
Firman
Allah yang artinya : Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan
Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan
bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain)
sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat
kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
berbuat kerusakan. (QS Al- Qashas ayat 77)
d) Menenangkan
jiwa
Orang
yang beriman kepada Qadha’ dan Qadar senangtiasa mengalami ketenangan jiwa
dalam hidupnya, sebab ia selalu merasa senang dengan apa yang
ditentukan Allah kepadanya. Jika beruntung atau berhasil, ia bersyukur.
Jika terkena musibah atau gagal, ia bersabar dan berusaha lagi.
Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang
tenang lagi diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan
masuklah kedalam sorga-Ku.( QS. Al-Fajr ayat 27-30)
E. Tugas
1. Tulis paling
sedikit lima pertanyaan pada kotak yang sudah disediakan!
1.
|
2.
|
3.
|
4.
|
5.
|
2. Baca kembali
materi sambil menjawab pertanyaan yang Anda
buat!
1.
|
2.
|
3.
|
4.
|
5.
|
3. Uraikan makna dari surat Al-Furqan ayat 2 dan
beri contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari!
4.
Coba analisis gambar berikut ini!
5.
Lakukanlah observasi
terhadap teman sebangkumu tentang perilaku yang menunjukkan sikap iman kepada
Qadha’ dan Qadar yaitu tidak sombong (rendah hati) dan optimis!
Nama siswa:
Nama teman
yang diobservasi:
Pengamatan:
|
F.
Alat
Penilaian
PEDOMAN PENSKORAN
No Soal
|
Kunci /
Kriteria Jawaban / Aspek yang Dinilai
|
Skor
|
1
|
Menuliskan 1 pertanyaan
Menuliskan 2 pertanyaan
Menuliskan 3 pertanyaan
Menuliskan 4 pertanyaan
Menuliskan 5 pertanyaan
|
2
2
2
2
2
|
Jumlah Skor Soal No.1
|
10
|
|
2
|
Menjawab 1 pertanyaan
Menjawab 2 pertanyaan
Menjawab 3 pertanyaan
Menjawab 4 pertanyaan
Menjawab 5 pertanyaan
|
2
2
2
2
2
|
Jumlah Skor Soal No.2
|
10
|
|
3
|
Menguraikan surat Al-Furqan ayat 2
Menyebutkan contoh penerapan surat Al-Furqan ayat 2
|
5
5
|
Jumlah Skor Soal No.3
|
10
|
|
4
|
Menganalisis gambar
Menerapkan hubunngan materi dengan analisis gambar
|
5
5
|
Jumlah Skor Soal No.4
|
10
|
|
5
|
Menyebutkan 1 sikap tidak sombong yang dilakukan teman sebangkunya
Menyebutkan 2 sikap tidak sombong yang dilakukan teman sebangkunya
Menyebutkan 2 sikap tidak sombong yang dilakukan teman sebangkunya
Menyebutkan 1 sikap optimis yang dilakukan teman sebangkunya
Menyebutkan 2 sikap optimis yang dilakukan teman sebangkunya
Menyebutkan 3 sikap optimis yang dilakukan teman sebangkunya
|
10
10
10
10
10
10
|
Jumlah Skor Soal No.5
|
60
|
|
JUMLAH SKOR KESELURUHAN
|
100
|
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar