tita

Selasa, 02 Juli 2013

Sejarah Pendidikan Islam

SPIRIT KESUSASTRAAN MASA TURKI USMANI
DAN REKONSTRUKSINYA TERHADAP
PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA
 Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Sejarah Pendidikan Islam
Dosen Pengampu : Dr. Muqowim, M. Ag  
Disusun Oleh :
Tita Prawesti             (10411034)

Perencanaan Sistem PAI (Sarana dan Prasarana SLB)


PERENCANAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
DI MTs-LB/A YAYASAN KESEJAHTERAAN TUNANETRA ISLAM (YAKETUNIS) YOGYAKARTA

Perbandingan Pendidikan Korea dan Jepang

Powerpoint 

Makalah

Coding dan Decoding

CODING DAN DECODING ISLAM DALAM UPACARA ADAT NYUGUH
DI KAMPUNG KUTA KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT
Tita Prawesti             (10411034)

Daur Ulang Sampah

Alternatif penanggulangan sampah

Laporan Tour Budaya

Jumat, 08 Maret 2013

Ilmu Alamiah Dasar

Hubungan Antara Puasa Dengan Sakit Maag
Oleh:
Tita Prawesti (10411034) 5-PAI A
A.      Latar Belakang Masalah
Puasa di bulan Ramadhan merupakan rukun Islam yang ketiga, wajib dilaksanakan  oleh setiap muslim yang baligh. Namun puasa seringkali dijauhi oleh para penderita maag. Padahal untuk beberapa jenis maag, puasa justru dianjurkan untuk menyehatkan dan menyembuhkan penyakit maag itu sendiri. Ditambah dengan faktor psikis yakni keyakinan yang kuat di dalam diri untuk berniat melakukan puasa, ibadah menahan lapar dan dahaga ini akan terasa lebih ringan.

Segitiga Sama Sisi


Sisi satu : Sendiri lagi di sini, menikmati kedamaian tanpa teman.
Sisi dua : Memangnya tak pernahkah kau anggap aku ada bersamamu?
Sisi satu : Tidak, bukan itu maksudku.
Sisi dua : Sudahlah, aku menggerti. Padahal aku selalu rela untuk berbagi denganmu.
Sisi satu : Maafkan aku, tapi kau sebenarnya belum benar-benar paham apa yang tadi kurasakan.
Sisi dua : Menurutmu begitu? Baiklah, lalu seperti apa kebenarannya itu?
Sisi satu : Kawan, aku ini sering mimbang. Apakah kau benar-benar bagian dariku?

Kamis, 07 Maret 2013

Ibu Sebagai Wanita

Ibu Sebagai Wanita
Tak ‘kan habis kata untuk menjabarkan betapa bermaknanya ibu dalam perjalanan hidup kita. Ada kalanya kita sering merasa terganggu akan perlakuannya pada kita. Tapi di balik itu banyak pesan yang beliau hendak sampaikan yang terkadang baru kita mengerti beberapa waktu kemudian. Asam garam kehidupan telah beliau kecap, tapi kenapa kita yang nyatanya baru memulai merintis diri menjadi seorang calon “manusia” terkadang merasa lebih “pintar” dan mengerti daripada beliau, Astagfirullah. Padahal  Beliau paling tahu apa yang kita mau walaupun tak ada sepatah kata pun terluncur dari lisan kita, itulah kontak batin. Bagaimana tidak, selama kurang lebih 270 hari kita menumpang hidup di rahimnya,seperti seekor lintah menyedot sari-sari makanan lewat plasenta. Dan tatkala kita sudah diizinkan Allah berkenalan dengan dunia yang menakutkan ini, tangisan pertama kitalah yang mereka harapkan, padahal rasa sakit pasca melahirkan masih menggerogoti tubuh lemasnya. Seakan terobati semua sakit, bersama tangis melengking kita, ibu merasakan kelegaan luar biasa. Beliau telah menjadi manusia yang nyaris sempurna karena Allah telah menitipkan amanah kepadanya untuk menjaga manusia mungil yang kelak akan menjadi tumpuan harapan dan kebanggan baginya. Menjadi aset dunia akhirat.

Harga Seonggok Hati


Harga Seonggok Hati
(Ibu Sebagai Wanita Part 3 bersama Ayah disampingnya)
Hati: kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Berdasarkan fungsinya, hati juga termasuk sebagai alat eksresi. Hal ini dikarenakan hati membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi. (wikipedia Indonesia)

Hati: pengaruh terbesar tempat mengatur segala molekul perasaan. Menata segala bentuk keinginan yang ter-integrasi dan ter-interkoneksi dengan sensorik, motorik dan konektor yang berbuah perilaku. Tempat dimana manusia lebih bisa mengambil pelajaran dari apa yang Penciptanya sajikan untuknya di belahan bumi ini. (ngarang sendiri)